Salah seorang dari generasi tabi’in yang sangat terkenal adalah Al Hasan bin Yasar atau yang lebih dikenal dengan Al Hasan Al Basri yang hidup antara 30 -110 H. Nama Al Hasan ini diberikan oleh Ummu Salamah, salah seorang istri Nabi SAW yang terkenal cerdas, bijak dan paling luas ilmunya di antara istri-istri Nabi SAW. Al Hasan hidup di bawah asuhan dan bimbingan Ummu Salamah. Pada usia 14 tahun, beliau pindah ke Bashrah (Iraq) dan banyak menimba ilmu dari halaqoh Ibnu Abbas, salah seorang sahabat yang terkenal kefaqihannya, dan merupakan salah seorang mufassir ternama. Sejak saat itu, ia lebih dikenal dengan nama Hasan Al Basri.
Di antara sekian banyak untaian hikmah dan ucapan serta nasihat Al Hasan, di antaranya adalah yang terkait empat hal. Al Hasan berkata:
1. Aku tahu rezekiku tidak mungkin diambil orang, karenanya hatiku tenang.
2. Aku tahu amal2ku tidak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku dengan bekerja dan beramal.
3. Aku tahu Allah selalu melihatku, karenanya aku malu jika Allah mendapatiku melakukan maksiat.
4. Aku tahu kematian menantiku, maka kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku.